. Resep Cara Membuat Soto Betawi Asli Jakarta Paling Enak | Lezat

Resep Cara Membuat Soto Betawi Asli Jakarta Paling Enak

Untuk penggemar aneka soto,soto betawi mgkin bisa jadi pilihan kuliner dirumah,soto betawi ala dapurku ini hanya menggunakan daging sapi sbagai isian utamanya,sedangkan utk orisinil soto betawi yang aq tau memakai jeroan sprti babat,paru,lidah sapi dll ada juga yg mngganti santan dgn susu ato dikombinasikan susu+santan,tgntung selera yaa 😊



Tapi tidak mengurangi rasa sedapnya kok,oya diresep ini aq jg tidak memakai acar mentimun sbgai pelengkap soto betawi asli, lagi ngga ada stok timun drmh hehe,yg ingin mencoba resepnya,monggo dicookmark dlu 😉

Bahan-bahan :

500 gr daging sapi (bersihkan potong2 sesuai selera)
Air Secukupnya untuk merebus daging
500 cc air kaldu bekas rebusan daging
800 cc santan sedang kekentalannya
Minyak Secukupnya untuk menumis bumbu

bumbu halus :

5 butir kemiri
10 siung bawang merah
7 siung bawang putih
1 sdt merica bubuk
1/2 sdt pala bubuk
1/2 sdt jintan bubuk
1 sdt ketumbar bubuk
2 cm kencur
2 cm jahe
1 cm kunyit

Tambahkan :

2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
2 batang daun bawang iris2
2 batang seledri iris2
3 butir cengkeh
2 butir kapulaga
1 buah pekak
1 batang sereh geprek
Sejempol lengkuas geprek
3 cm kayu manis
secukupnya Kaldu bubuk sapi
secukupnya Gulapasir
Secukupnya Garam

Pelengkap :

Nasi Hangat
Potongan Tomat
Secukupnya Kentang Goreng Dipotong kotak
Emping Melinjo
Sambel dan jeruk nipis
Telur rebus
Kecap manis
Bawang goreng

Langkah :

Rebus Sampai Empuk Potongan Daging dgn air secukupnya,bila sudah empuk saring air dan dagingnya,sisihkan air kaldunya.
Rebus Kembali daging dgn Air Kaldu.
Tumis bumbu halus dgn minyak secukupnya,bersama daun salam,daun jeruk,cengkeh,pekak,kapulaga,sereh,lengkuas dan kayu manis hingga wangi.
Masukan kedalam rebusan kaldu daging,tuangi santan aduk rata,beri kaldu bubuk,gulagaram secukupnya,didihkan cek rasa.
Terakhir masukan irisan daun bawang dan seledri,didihkn sbntar matikan api.
Penyajian : Tata dalam mangkok daging dan kuah soto,beri irisan tomat dan potongan kentang goreng,taburi Emping dan bawang goreng santap bersama nasi hangat dan pelengkap lain.
Sumber : Cookpad

Tips Memilih dan Menyimpan Daun Seledri dan Daun Bawang

Pagi hari adalah saat yang tepat belanja ke pasar dan membeli bahan makanan untuk diolah. Mata segar rasanya melihat deretan bumbu, rempah dan sayur yang berwarna hijau segar. Masak apa ya hari ini? Hmm, rasanya sayur sop cocok untuk menu di hari yang agak mendung ini. Yap, berarti harus membeli daun bawang dan seledri sebagai pelengkap bumbu sop. Dengan selembar uang dua ribu rupiah saja, saya sudah bisa mengantongi dua jenis daun ini dengan jumlah banyak. Padahal yang digunakan masak hanya beberapa tangkai saja. Sisanya pasti akan langsung masuk kulkas.

Namun, yang sering jadi masalah yaitu tak semua jenis makanan diolah menggunakan campuran daun bawang dan seledri. Alhasil, kedua daun ini terlalu lama di kulkas dan akhirnya membusuk. Sedih rasanya kalau harus membuang daun bawang dan seledri ini begitu saja dari dalam kulkas dengan jumlah yang masih banyak. Setelah beberapa kali mengalami kejadian membuang daun ini dengan sia-sia, akhirnya saya menemukan cara yang tepat memilih dan menyimpan daun bawang seledri agar tetap awet. Berikut tipsnya.

1. Pilih Daun yang Masih Segar

Untuk daun bawang, kamu bisa memilih yang daunnya masih kaku dan berwarna hijau di seluruh permukaannya. Hindari memilih daun yang sudah berubah warna kekuningan.

Begitu juga dengan daun seledri yang masih segar, bisa dilihat dari warnanya yang hijau. Kalau dilihat dari sisi tangkainya, kamu bisa coba untuk mematahkannya. Jika tangkai mudah dipatahkan dan renyah, itu tandanya daun seledri masih segar. Hindari memilih daun seledri yang warnanya telah berubah kecokelatan atau abu-abu dan terdapat lubang.

2. Simpan dalam Kulkas

Sebelum disimpan dalam kulkas, kamu sebaiknya iris daun bawang terlebih dahulu. Caranya mudah, pertama buang akarnya lalu cuci bersih, kemudian iris menjadi 3 bagian untuk setiap batangnya. Setelah diiris, kamu keringkan dengan tisu atau lap kering agar sisa-sisa air hilang. Lalu masukkan dalam wadah tertutup dan simpan dalam kulkas. Saya sudah pernah mencoba cara ini, dan ternyata bisa membuat daun bawang awet hingga tiga minggu, lho.

Berbeda dengan daun bawang, jika akan menyimpan seledri ke dalam lemari es, maka jangan dicuci lebih dahulu dan langsung masukkan saja ke dalam kantong plastik. Cara seperti ini bisa membuat seledri tahan selama 2 minggu dalam kulkas.

3. Rendam dalam Gelas Berisi Air

Cara merendam daun bawang dan daun seledri ini sangat sederhana sekali dan mudah untuk kamu coba. Buang kira-kira ½ cm bagian bawah batang daun kemudian masukkan dalam wadah tinggi (gelas atau botol). Tambahkan air sedikit hingga sampai merendam bagian tangkainya saja. Setelah itu, tutup bagian atasnya dengan kantong plastik dan simpan dalam kulkas.

Irisan daun bawang dan daun seledri ini biasanya menjadi pelengkap hidangan berkuah seperti sop dan soto. Selain memiliki aroma yang khas, warna yang menarik juga menjadi salah satu alasan mengapa seringkali ditambahkan daun bawang dan seledri ini. Walaupun digunakan dalam jumlah sedikit, sekarang tak perlu khawatir lagi jika dedaunan ini akan bersisa banyak dan terbuang sia-sia. Selamat mencoba.